Meneladani Kegigihan Berdakwah Sunan Gunung Jati.

Senin, 13 Januari 2020, sekitar pukul 23.00 rombongan Keluarga Besar Pondok Pesantren Modern Al Anwar sampai di area pemakaman Gunung Sembung  yang berada di Desa Astana Kabupaten Cirebon, tempat dimana Sunan Gunung Jati di makamkan.

Sunan Gunung Jati dengan nama aslinya adalah Syarif Hidayatullah lahir dari pasangan Syarif Abdullah Umdatuddin bin Ali Nurul Alim dan Nyai Rara Santang.

Beliau lahir pada tahun 1448 Masehi dan saat mulai beranjak dewasa beliau ditugaskan oleh ayahnya untuk memimpin kerajaan. Namun ia menolak dengan alasan ingin menyebarkan ajaran agama islam.

Sunan Gunung Jati yang dikenal sebagai cucu Prabu Siliwangi ini merupakan seorang ulama yang sangat berpengaruh dalam penyebaran agama islam di Cirebon.

Beliau berhasil menyebarkan agama islam dengan mengajak seluruh prajuritnya ataupun masyarakat untuk masuk ke dalam agama islam. Berkat kegigihannya inilah ia menjadi salah satu tokoh yang berpengaruh dalam sejarah islam.

Syekh Syarih Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati wafat pada tanggal 19 September 1569 dalam usia 121 tahun. Beliau dimakamkan di Gunung Sembung  yang berada di Desa Astana Kabupaten Cirebon.

Makam beliau juga termasuk salah satu tujuan wisata religi walisongo yang hingga sekarang masih ramai dikunjungi masyarakat dan para wisatawan.

Kisah Sunan Gunung Jati memang patut untuk diketahui mengingat perjuangannya dalam menyebarkan agama islam.

Dengan tidak pernah memandang siapapun untuk diajak memeluk agama islam, membuatnya dijadikan sebagai tokoh teladan ataupun ulama besar para masyarakat khususnya warga Cirebon.

You must be logged in to post a comment Login