Pramuka, Wujudkan Bangsa yang Berkarakter dan Bermartabat

Setiap tanggal 14 Agustus, diperingati sebagai Hari Pramuka, atau disebut dengan Praja Muda Karana. Pramuka sendiri merupakan sebuah kegiatan Pendidikan non-formal untuk mengembangkan ketangkasan dan pembentukan karakter

Pramuka sendiri sudah ada sejak abad 20 dan baru diresmikan pada tahun 1961 di Indonesia. Gerakan pramuka di Indonesia biasa diikuti oleh para siswa tingkat SD sampai SMA dengan penggolongan, Sianga, Penggalang dan Penegak.

Mengingat sejarah pramuka tentu tak lepas dengan peran Boden Powell yang diakui sebagai bapak Pandu sedunia. Dia dikenal sebagai pemrakarsa gerakan pramuka di abad ke-20. 

Sementara di Indonesia gerakan pramuka justru diinisiasi oleh sejumlah organisasi yang telah dibentuk pada masa kemerdekaan yang diperkuat oleh Sumpah Pemuda di tahun 1928.

Di Indonesia sendiri banyak sekali organisasi yang dibentuk setelah Sumpah Pemuda, salah satunya adalah Javaansche Padviders Organisatie yang diprakarsai oleh S.P. Mangkunegara VII. 

Banyaknya organisasi kepanduan Indonesia membuat dibentuklah Persaudaraan Antara Pandu Indonesia (PAPI) pada tanggal 23 Mei 1928, yang mewadahi organisasi-organisasi tersebut.

Namun pada masa penjajahan Jepang, gerakan kepanduan sempat dilarang untuk bediri. Usai proklamasi kemerdekaan, barulah tokoh kepanduan Indonesia membentuk Panitia Kesatuan Kepanduan Indonesia untuk pembentukan satu wadah organisasi kepanduan di Indonesia.

Terjadilah Kongres Kesatuan Kepanduan Indonesia pada tanggal 27-29 Desember 1945 di Surakarta yang mengahasilkan terbentuknya Pandu Rakyat Indonesia.

Kemudian organisasi tersebut diakui pemerintah sebagai satu-satunya organisasi kepanduan lewat keputusan Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan pada 1 Februari 1947.

Pada awal tahun 60an, diperkirakan ada lebih dari 100 organisasi kepanduan di Indonesia. 

Kemudian pada tahun 1961, Gerakan Pramuka akhirnya terbentuk dengan latar belakang banyaknya organisasi kepanduan di Indonesia. 

Pada tangal 14 Agustus 1961 dilakukan pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, serta penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka. Itulah kenapa setiap tanggal 14 Agustus kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka.