PACITAN, Senin, 14 September 2026 — Santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Modern Al Anwar Pacitan kembali mengukir prestasi dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Pacitan. Sejumlah santri berhasil meraih juara pada beberapa mata pelajaran. Tiga di antaranya, yakni Bagas Pratama, Ibnu Azis, dan Rizkya Azzahra, berhasil lolos dan akan melanjutkan kompetisi ke tingkat provinsi.

OMI jenjang MA dilaksanakan pada 7 September 2026 di MAN Pacitan, sedangkan OMI jenjang MTs dilaksanakan pada 8 September 2026 di MTsN 1 Pacitan. Kompetisi tersebut dilaksanakan secara Computer Based Test (CBT) sebagai bagian dari seleksi peserta menuju tingkat provinsi.

Atas capaian tersebut, para pemenang mendapatkan apresiasi dari Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pacitan, Bambang Hadi Suprapto. Penyerahan penghargaan berlangsung di halaman Gedung Kemenag Kabupaten Pacitan pada Senin (14/9/2026).

Dalam ajang kompetisi sains dan akademik tersebut, santri PPM Al Anwar berhasil meraih prestasi pada beberapa mata pelajaran, baik di jenjang MTs maupun MA. Berikut daftar santri yang berhasil meraih juara:

* Rizkya Azzahra Juara 1 IPS jenjang MTs.
* Bagas Pratama Juara 1 Geografi jenjang MA.
* Ibnu Azis Juara 2 Biologi jenjang MA.
* Ahda Wali Dzikri Juara Harapan 2 Geografi jenjang MA.

Dari capaian tersebut, *Rizkya Azzahra, Bagas Pratama, dan Ibnu Azis* berhasil lolos untuk melanjutkan kompetisi OMI ke tingkat provinsi. Ketiganya akan mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan dengan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Plt. Kepala Kemenag Pacitan, Bambang Hadi Suprapto, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kerja keras para santri serta guru pembimbing. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa pendidikan berbasis madrasah di Kabupaten Pacitan mampu menghasilkan peserta didik yang berprestasi dan mampu bersaing dalam kompetisi akademik.

Pendamping OMI PPM Al Anwar, Ustad Aditya Kurniawan, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta.

“Sebagai pendamping, saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh peserta OMI. Jadikan OMI ini sebagai ajang untuk mencari pengalaman dan mengembangkan diri. Bagi yang belum lolos, jadikan hasil ini sebagai pembelajaran untuk menghadapi event di kemudian hari. Sementara bagi yang lolos, persiapkan diri sebaik mungkin dan bawa nama baik madrasah serta pondok pada ajang OMI tingkat provinsi,” ujar Aditya.

Salah satu peraih juara sekaligus peserta yang lolos ke tingkat provinsi, *Bagas Pratama* turut menyampaikan

“Tentunya sebagai peserta yang lolos di tingkat kabupaten, saya harus lebih giat dan terus meningkatkan kualitas belajar. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada guru pendamping yang senantiasa mendampingi dan membantu saya dalam belajar,” ujar Bagas.

Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para santri PPM Al Anwar untuk terus mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membawa nama baik madrasah dan Pondok Pesantren Modern Al Anwar Pacitan pada kompetisi di tingkat provinsi.

Share.

Comments are closed.

Exit mobile version