PACITAN — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober menjadi momentum penting untuk menghormati peran sejarah santri dalam perjuangan kemerdekaan, sekaligus mengukuhkan kontribusi mereka dalam pembangunan bangsa. (22/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema besar nasional, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 07.30 hingga 08.20 WIB di halaman PPM Al-Anwar ini diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, dan keluarga besar pesantren. Seluruh petugas upacara dijalankan langsung oleh para santri. Salah satunya adalah Hanur Rois Rozaqi, santri kelas 6 Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), yang dipercaya menjadi pemimpin upacara.
Berkesempatan menjadi pembina upacara, Babinsa Koramil 0801/01 Pacitan, Serka Zuhana, membacakan amanat dari Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut, beliau menekankan pentingnya peran santri di era modern.
“Jadilah pelopor persatuan, penjaga kerukunan, penggerak kemandirian ekonomi, serta sahabat bagi lingkungan. Jadikan nilai-nilai agama sebagai inspirasi untuk merawat bumi, menebarkan kebaikan, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Jadilah santri yang membawa manfaat bagi sesama,” ujar Serka Zuhana menyampaikan amanat Kemenag RI.

Rangkaian peringatan HSN 2026 di PPM Al-Anwar dibuka secara resmi secara simbolis oleh Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Anwar, Ustaz Abdul Manan Anwar, melalui pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara.
Kemeriahan dilanjutkan dengan penampilan memukau dari tim drumband Al-Anwar usai pelaksanaan upacara bendera.
Perwakilan pihak pesantren, Ustaz Farid Alfansa, mengungkapkan bahwa gelaran upacara tahun ini terasa lebih berkesan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Upacara kali ini dikonsep berbeda. Kehadiran formasi Paskibraka yang baru serta tambahan tim paduan suara membuat suasana upacara terasa lebih megah, memukau, dan berkesan,” tutur Ustaz Farid
Bambang Triyanto

